oleh

Diduga Bangun Perusahaan Secara Ilegal,Gempa Minta Operasional UEP Segera di Hentikan

Dumai,Trajunews.com-Belasan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa (Gempa) Kota Dumai menuntut agar kegiatan operasional PT Energi Unggul Persada (EUP) di hentikan. Massa yang melakukan aksi, Selasa (12/3) kemarin di depan kantor EUP di Jalan Raya Lubuk Gaung itu menilai perusahaan itu banyak melanggar aturan yang ada.

Massa menegaskan mereka tidak akan tinggal diam dengan investasi yang tidak taat terhadap aturan yang ada. “Boleh berinvestasi tapi taat aturan, kami tidak akan tinggal diam dengan investor yang semena-mena,” ujar Korlap Gempa Ansor, Selasa (12/3) kemarin.

Untuk itu, pihaknya meminta agar perusahaan menghentikan semua kegiatan yang ada termasuk dugaan dilakukannya reklamasi di pinggir laut. “Kami tidak tinggal diam, kami akan terus menyuarakan hal ini agar menjadi perhatian semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mengatakan Gempa akan membawa permasalahan ini keranah hukum hingga akan menjadi pelajaran bagi investor yang berinvestasi di Kota Dumai untuk tidak semena-mena. “Kami sudah mendapat data akurat, semua terkait dengan kegiatan di EUP tidak memiliki izin, baik reklamasi atau Izin Membangun,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus mengawal permasalahan ini hingga pihak perusahaan mendapatkan sanksi tegas dari pemerintah maupun pihak berwajib. “Kita negara hukum, semua harus taat terhadap hukum yang ada, tidak ada yang istimewa di mata hukum,” jelasnya.

Sementara itu, pihak perwakilan perusahaan yang menemui massa Gempa Hendra Hu bersikukuh jika apa yang sedang dilaksanakan pihaknya bukan reklamasi, padahal faktanya di lapangan menunjukkan jika ada penambahan daratan. “Itu untuk membangun pelabuhan, memang belum ada izin, makanya belum kami laksanakan, ” ujarnya

Terkait penimbunan tersebut ia mengatakan yang ditimbun bukan laut , namun daratan, padahal kenyataannya penimbunan tersebut sudah masuk ke lautan. “Kami taat terhadap aturan, jika memang kami ada kesalahan silakan di proses kami siap,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed