oleh

Diduga Loncat Dari Jembatan Pelindo I Saat Berenang, Arif Dikabarkan Tenggelam Dan Hilang

Trajunews.com||DUMAI|| Satu anak masih dilaporkan hilang diduga tenggelam saat berenang di kawasan peraiaran Sungai Dumai, pada Sabtu 26 September 2020.

Petugas yang menerima laporan segera melalukan pencarian dengan cara menyisir sepanjang perairan Sungai hingga pesisir pantai laut Dumai untuk menemukan korban.

Dari keterangan yang beredar dan hasil penelusuran sementara, seorang anak berjenis kelamin laki-laki yang diduga baru berusia 14 tahun itu, dilaporkan hilang kepada petugas sesaat berenang di sekitar jembatan Pelindo I Dumai, Jalan Datuk Laksaman, Kecamatan Dumai Kota.
 
Leni Tadika Capten Kapal Basarnas Pekanbaru, menuturkan bahwa laporan diterima dari masyarakat bahwa ada 1 anak hilang dikarenakan tenggelam pada pada pukul 15:45 WIB.

“Benar pada hari ini Sabtu, kami dari tim gabungan Basarnas bersama TNI-Polri sedang melakukan pencarian seorang anak laki-laki yang dikabarkan hilang tenggelam. Proses pencarian kita lakukan dengan cara menyisir perairan Sungai hingga pesisir pantai laut Dumai untuk menemukan korban. Kami mohon doa dari semua pihak agar korban bisa kami temukan,” ujar Leni.

Diketahui, anak laki-laki dilaporkan hilang itu bernama Muhammad Arif Maulana dan saat dilaporkan hilang tenggelam mengunakan baju warna biru dan celana hawai. Korban berdomisili di Jalan Teratai Gg. Melati.

Kornologi hilang nya Muhammad Arif Maulana, bermula pada Hari Sabtu (26/09/20) sekira pukul 15:30 WIB korban bersama teman temanya sedang berenang dan melompat dari kapal pompong ke air di Sungai Dumai tepatnya Dermaga Boat Ales, Sebelah Kantor Sat Pol Air Dumai, Jalan Bahtera TPI lama. Korban diinformasikan juga nekat berenang dengan cara terjun dari jembatan Pelindo I yang sangat tinggi.

Kemudian korban tergelincir dan Kepala Korban terbentur body kapal dan hilang Yang diperkirakan tenggelam.

Saat ini petugas gabungan dari Basarnas, Polair, TNI AL dan masyarakat tengah melakukan penyisiran disekitar lokasi terakhir korban.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed