Harus Siaga Dumai Dan Rupat Rawan Mafia People smuggling 

0
245

RUPAT UTARA,TRAJUNEWS.COM-Polsek Rupat Utara bersama anggota Koramil 05 Rupat berhasil mengamankan 42 orang laki-laki berkembangsaan Banglades.

Mereka diamankan petugas pada Minggu (24/09/17) sekira pukul 10.00 Wib. Bermula saat salah seorang karyawan PT Marita Jaya memberikan informasi kepada Kapolsek Rupat Utara dan Babinsa Rupat, terdapat sekelompok orang diduga warga Banglades memasuki areal perkebunan sawit milik PT PT Marita Jaya yang berada di Teluk Tunggku.

Kapolsek Rupat Utara AKP Jasri Tabing saat dikonfirmasi trajunews.com mengatakan berbekal informasi dari warga petugas gabungan Polri-TNI langsung terjun kelapangan guna memastikan adanya terdampar imigran gelap asal Banglades.

“Berbekal informasi tersebut kita dari Polsek Rupat Utara berangkat bersama anggota Babinsa ke lokasi dengan menggunakan Kapal motor jenis pompong. Setelah sampai tepat di Tanjung Umbul ditemukan 42 orang warga negara benglades, dan diperkirakan telah terlantar selama lima hari,”Ujar singkat Kapolsek

 
Muhammad Arofi(36) salah seorang warga asing asal Banglades itu kepada trajunews.com mengatakan mereka adalah korban dari mafia People smuggling yang tidak bertanggung jawab.

“Rencana nya kita dari Pekanbaru,terus dibawa ke hutan Rupat Utara rencananya dijanjikan akan langsung berangkat ke Malaysia. Tapi nyatanya kami ditelantarkan hingga berhari-hari tanpa dikasi makan dan orang yang menjanjikan kepada kami itu kabur dengan membawa 21 buah Hp milik kami yang disita mereka. Tujuan kami ke Malaysia adalah untuk berkerja di sejumlah proyek sebagi kuli bangunan,” Jelas Muhamad dengan kalimat terbata-bata.

Bedasarkan informasi sementara yang dirangkum trajunews.com dilapangan. Para agen telah menukarkan tiket tujuan mereka dari Malaysia dialihkan ke Pekanbaru-Indonesia. kemudian pihak agen berencana mengirim mereka ke Malaysia melalui Kota Dumai dengan jalur gelap atau tidak resmi.

diambil impormasi bahwa WN benglades   brgkat dari negara  benglades menuju s agen menukar tiket nya seharus nya kemalaysia dikirim ke indonesia tepat nya di pekan baru oleh pihak imigrasi pekan baru  menekan paspor mereka kemudian pihak agen mengirim mereka ke malysia kembali melalui dumai dengan jalur tdk resmi.

Dari kota Dumai rombongan imigran gelap korban People smuggling itu berangkat mengunakan sped bood dan diturunkan di Tanjung Umbul Kecamatan Rupat Utara.

Kini para imigran gelap tersebut tepat pukul 15.30 Wib telah diserahkan oleh Polsek Utara dan Koramil 05 Rupat kepada kantor Imigrasi kota Dumai guna penyelidikan lebih lanjut.(mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here