oleh

Ini Besar Kerugian Negara Ulah 3 Pejabat Pemko Dumai

DUMAI, TRAJUNEWS.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mat Perang Yusuf mengatakan, ketiga tersangka perkara dugaan korupsi penyelewengan dana tanggap darurat pemadaman kebakaran hutan dan lahan tahun 2014 adalah mantan pejabat penting Kepala BPBD Kota Dumai, inisial NI serta dua anak buahnya SUH selaku Kasi Kedaruratan dan Logistik, serta WID sebagai Bendahara Pengeluaran.

Mantan pejabat Kejati Aceh itu menjelaskan, ketiga tersangka diduga melakukan penyelewengan dana tanggap darurat pemadaman kebakaran hutan dan lahan pada BPBD Dumai, saat kebakaran tersebut terjadi pada tahun 2014.

“Semua ada kendala, untuk menangani perkara harus sesuai prosedur hukum. Untuk melaksanakan itu, harus kita kumpulkan bukti pendukung,” jelas Mat Perang.

Selain itu, kendala lamanya perkara ini juga banyaknya faktor dari saksi-saksi terlibat dalam perkara ini. Hingga saat ini sudah terdapat 108 saksi diperiksa oleh dua diantaranya merupakan saksi ahli dan telah diambil keterangan. Sementara kondisi personil pidsus terbatas untuk melakukan pendidikan serta menunggu hasil pemeriksaan BPKP juga menjadi penyebab.

untuk pemeriksaan saksi-saksi sudah dilaksanakan secara keseluruhan. Untuk dimintai keterangan berkaitan anggaran sebesar Rp731.000.000,- juta untuk keperluan berupa dana makan dan minuman, pengadaan masker serta honor. Pencairan dan tersebut dilakukan secara dua tahap. Dari angka tersebut lah negara diduga mengalami kerugian sebesar Rp219.000.000,- juta.

“Secepatnya akan kita limpahkan ke pengadilan, dan tiga tersangka dititipkan di Pengadilan Negeri Dumai. Untuk kerugian negara Rp219 juta,” tandasnya.

Editor : A.andika
Penulis : Rahmad
Fhoto : Trajunews.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed