oleh

Kedepan nya Dumai Butuh Pemimpin Yang Muda,Pintar,Tegas dan Berani

KOTA DUMAI SAAT ITU DAN SEKARANG

Dumai,Kota Dumai adalah sebuah kota di Provinsi Riau, Indonesia, sekitar 188 km dari Kota Pekanbaru. Dumai adalah kota dengan wilayah administrasi terluas ketiga di Indonesia, setelah Kota Palangka Raya dan Kota Tidore Kepulauan. Kota ini berawal dari sebuah dusun kecil di pesisir timur Provinsi Riau.

Hari ini tepat 27 April 2019 kota Dumai genap berusia 20 Tahun. Dengan usia sudah tergolong jika di analogi kan pada manusia, usia ini tergolong pada usia remaja akhir.

Pada era tahun 1930-an, Dumai merupakan suatu dusun nelayan kecil yang terdiri atas beberapa rumah nelayan. Penduduknya bertambah ketika Jepang mendatangkan kaumromusha (pekerja paksa jaman penjajahan Jepang) dari Jawa.

Saat ini Kota Dumai Dumai memiliki luas wilayah 1.727.385 Km2. Kemudian menjelma menjadi kota ekspor minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil terbesar di seluruh Indonesia. Disamping itu kota penjerang minyak ini di sebut-sebut sebagai kota Industri.

Itu dapat di lihat dari puluhan perusahaan industri dengan berani berinvestasi menancapkan taring bisnis ekonomi mereka di sepanjang garis pantai pesisir kota Dumai.

Ironisnya dengan sedemikian gaung kebesaran nama kota Dumai tidak lantas membuat kota pengantin ini mendapatkan posisi layak setara dengan wilayah berkembang lain nya di Indonesia

Ekonomoi pendapatan masyarakat kota Dumai saat ini semakin terasa menurun. Hingga akan memasuki 10 tahun terakhir masa kepemerintahan yang telah di pimpin dua kepala daerah tidak menunjukan perubahan yang kuat terhadap peningkatan perekonomian masayarakat Dumai.

Hampir sepuluh tahun terakhir, seperti biasa dua kepala daerah, alm.Kahirul Anwar dan H.Zulkifli As masih terus mengandalkan pembangunan kota Dumai dari bidang infrastruktur kota dengan mengandalkan APBD Kota Dumai.

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah kota Dumai pada tahun 2019 sebesar lebih kurang 1,1 triliun. Dengan hanya mengandalakan anggaran sebesar itu, pemerintah Kota Dumai belum cukup mantap dengan program peningkatan peluang ekonomi bagi masyarakat kota Dumai.

Infrastruktur penting, program peningkatan ekonomi masyarakat juga suatu hal penunjang bagi lahir nya sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan demikian kota Dumai memiliki tantangan besar ke depan nya. Jika pemerintah tidak cepat melakukan manuver hebat dalam segala aspek maka kota Dumai akan menjadi kota lumpuh.

Dumai harus mampu keluar dari zona aman yang hanya ketergantungan pada dana APBD. Dumai harus bisa menggali potensi tersendiri yang harus di perjungakan. Seprti dana bagi hasil yang hingga kini belum terselesaikan dalam konteks perjuangan nya.

Dumai juga harus siap dengan gelar kota pelabuhan dan industri, yang artinya perputaran uang terbesar dikota ini terdapat di wilayah laut bukan di darat.

Dumai harus sanggup menuntas kan sosialisasi kepada masyarakat terkait fasilitas apa saja yang wajib di sediakan oleh kota dengan gelar kota pelabuhan.

Sehingga terobosan baru peluang bisnis dalam bentuk fasilitas destinasi kunjungan para pelaku usaha di laut yang sandar di kota Dumai dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

DUMAI BUTUH FIGUR TOKOH MUDA PINTAR,TEGAS DAN BERANI

Untuk melakukan program baru dan perubahan terhadap kota ini, Dumai butuh calon pemimpin yang Pintar,Tegas dan Berani.

Berikut beberpa nama orang non birokrasi yang berpengaruh di kota Dumai menurut hasil survey independen Trajunews.com.

1. Abdul Kadir


Abdul Kadir juga akrab di pangil bung Roby. Saat ini beliau dipandang sebagai tokoh muda yang berpengaruh di kota Dumai. Selain itu Bung Roby pada tahun 2019 ini juga telah dua periode menjadi ketua Mejelis Pimpinan Pemuda Pancasila Kota Dumai.

Saat ini beliau di nilai layak dan mampu ikut dalam pertarungan pemilihan pilkada kota Dumai yang di perkirakan pada bulan April Atau Juni tahun 2020 Mendatang untuk menjadi Walikota Dumai.

2. Guspian


Guspian juga akrab di pangil bung Agus Tera. Saat ini beliau dipandang sebagai tokoh muda yang berpengaruh di kota Dumai. Selain itu Bung Agus tera saat ini sebagi ketua umum Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan juga sebagi Ketua PSSI kota Dumai priode 2019-2023

Saat ini beliau di nilai layak dan mampu ikut dalam pertarungan pemilihan pilkada kota Dumai yang di perkirakan pada bulan April Atau Juni tahun 2020 Mendatang untuk menjadi Walikota Dumai.

3. Devida Rahmad


Devida Rahmad juga akrab di pangil Bung Devida Saat ini beliau dipandang sebagai tokoh muda yang berpengaruh di kota Dumai. Bung Devida merupakan salah satu pemuda yang energik membentuk sebuah komunitas usaha ekonomi terbaharui dengan nama Robot Ijo.

Bung Devida bersama kelompok nya berhasil membuktikan kepada kaum muda Dumai bahwa kemajuan teknologi dan informatika merupakan peluang bisnis menjajikan dalam peningkatan ekonomi.

Melaui nama Robot Ijo, kelompok ini termasuk pada kelompok anak muda yang diperhitungkan dalam bidang IT di Riau.

Saat ini beliau di nilai layak dan mampu ikut dalam pertarungan pemilihan pilkada kota Dumai yang di perkirakan pada bulan April Atau Juni tahun 2020 Mendatang untuk menjadi Walikota Dumai.

Penulis : Rahmad Wijaya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed