Lounching Calender Of Event (COE), Riau Menyapa Dunia 

0
143


​Trajunews.com-(JAKARTA) – Hal yang sangat membanggakan pada tahun 2017 ini tema “Riau Menyapa Dunia” menjadi tagline dalam acara Lounching Calender Of Event (COE), di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI Jalan Medan Merdeka Barat. Kamis (16/03/2017). Pukul 20:00 wib.

Tema besar itu yang akan menjadi tagline dalam memperkenalkan budaya Melayu Riau pada dunia. 

Tiga event besar pariwisata ; yakni Festival Bekudo Bono, Bakar Tongkang dan Pacu Jalur akan digelar tahun ini sebagai magnet untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mempromosikan Riau sebagai destinasi pariwisata unggulan yang berbasis budaya melayu secara intens dan lebih fokus.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menjadikan bono (fenomena alam berupa gelombang sungai di kuala kampar, pelalawan yang dinilai para surver dunia sebagai gelombang sungai terbaik didunia) sebagai magnet untuk mendatangkan wisatawan dunia ke Riau, selain event Bakar Tongkang dan pacu jalur yang sudah dikenal kemancanegara.

 “Bono menjadi semacam penghela atas keunggulan lain semisal Bakar Tongkang dan Pacu Jalur. Kita fokus mengusung bono agar benar-benar tampil atas kekuatanya yang dinilai sebagai gelombang sungai terbaik didunia. Sejumlah peselancar manca negara sudah membuktikannya. Kini bagaimana kita menghadirkan bono dengan keunikanya. Upaya tersebut tidak boleh setengah-setengah, namun benar-benar terkonsep, terukur, dan memiliki sistem perencanaan sampai evaluasi,” jelas Gubri.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik dengan ditetapkanya top 3 top event pariwisata dalam Calender Of Event  Riau 2017, dengan menjadikan Bono sebagai ikon dengan menarik kunjungan wisatawan. “Bono sudah dikenal ke seluruh dunia. Aset pariwisata Bumi Lancang Kuning ini harus dikelola secara profesional dengan mempromosikan melalui event (festival bekudo bono) menggunakan pendekatan POP (pre-event, on-even dan post-event) agar mencapai sasaran yang optimal.

Festival Bekudo Bono (mengarungi gelombang bono dengan menggunakan sampan kayu) akan berlangsung di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan pada 13-16 Maret 2017, sedangkan event Bakar Tongkang (sebagai tradisi masyarakat Tionghoa yang memuja dewa langit sebagai penyelamat dari ganasnya ombak ketika pendahulu mereka melakukan pelayaran dari Tiongkok menuju Bagan Siapiapi sekitar tahun 1883) akan berlangsung di Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Hilir pada 10-11 Juni 2017. Untuk event Pacu Jalur akan berlangsung pada 23-26 Agustus 2017 di Kabupaten Kuantan Sengingi.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Dumai turut hadir Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE pada acara Lounching Calender Of Event Riau 2017 tersebut, beliau menuturkan, memberikan dukungan sepenuhnya terhadap Lounching Event Pariwisata tersebut, ” mudah-mudahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga membangun potensi objek-objek wisata yang lain, seperti objek wisata pantai di Pulau Rupat, kemudian membangun serta memelihara rumah-rumah penduduk yang mempunyai nilai-nilai adat melayu,” pungkas wawako.

Acara Lounching Calender Of Event Riau 2017 dimeriahkan dengan pertunjukan kesenian dan tari tradisional Riau serta penampilan violislinist Maya Fayza. Pada acara itu juga disajikan kuliner khas Riau (Kuliner Melayu) serta di tampilkan tayangan video tentang profil pariwisata unggulan Riau. (mad/hms/rls) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here