oleh

Malam Pembukaan Dumai Expo Mengecewakan, Tenda di Badan Jalan Rusak Taman

DUMAI – Persiapan Dumai Expo 2019 tidak berjalan sesuai diharapkan. Akibatnya pembukaan Dumai Expo yang digelar Sabtu (31/8) malam terkesan asal jadi dan amburadul.

Ketidaksiapan panitia dan Event Organizer terlihat dari tentatif kegiatan pembukaan yang tersebar hingga ke kalangan wartawan. Termasuk yang diterima redaksi Dumai Pos.

Pada Sabtu (31/8) pagi beredar undangan pembukaan akan digelar pada pukul 20.00 WIB. Sekira pukul 15.00 WIB beredar perubahan jadwal pembukaan digeser ke hari berikutnya, Ahad (01/09) malam. Alasannya, banyak stand belum selesai. Sejam kemudian beredar pemberitahuan bahwa pembukaan digelar sesuai jadwal.

Pantauan Dumai Pos, se jam jelang pembukaan, panitia masih disibukkan dengan pemasangan sejumlah sarana dan pengecekan sound system. Bahkan tenda VIP tempat walikota, Forkompimda dan undangan lainnya tanpa penerangan.

Beberapa stand terlihat belum selesai. Bahkan ada stand yang masih kosong. “Tak terkejar pak. Bagaimana bisa selesai, tendanya saja datang terlambat dan listrik belum terpasang,” ujar salah seorang staf peserta Expo.

Sejumlah pengunjung menilai pelaksana expo tidak profesional. Dumai Expo tahun ini terlesan dilaksanakan asal jadi dan tanpa persiapan yang matang. “Saya dengar pelaksana tahun ini sama dengan yang 2 tahun lalu. Saat itu saja ada sejumlah masalah. Herannya kok bisa terpilih kembali pada tahun ini,” ujar sejumlah warga.

Walikota Dumai H Zulkifli AS pun sempat mengungkapkan kekesalannya atas pelaksanaan Dumai Expo tersebut. Khususnya soal keberadaan pasar rakyat di Jalan HR Soebrantas. Ia menganggap keberadaan pasar di jalan umum tersebut bisa mengancam keberadaan taman kota.

“Tadi saya melintas di sana. Saya lihat taman kota dijadikan tempat untuk tidur-tiduran dan menjemur pakaian. Saya harap ini jadi perhatian. Jangan sampai merusak taman yang sudah dibangun,” pintanya.

Ketua panitia penyelenggara yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Hendri Sandra meminta maaf atas kurangnya persiapan pelaksanaan Dumai Expo. Kekurangan itu terjadi akibat keterlambatan datangnya fasilitas yang dibutuhkan. Sehingga jelang pembukaan masih ada stand yang belum selesai.

“Insya Allah setelah pembukaan ini akan tuntas dan terpenuhi. Atas nama panitia dan EO saya minta maaf atas semua kekurangan. Soal listrik yang masih kurang dan stand yang belum selesai. Kedepan tentunya akan menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang kembali,” katanya.

Sumber : Dumaiposnews

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed