Polisi Medan Tembak Mati Tiga Orang Jaringan Sindikat Narkoba Internasional,Satu Diantaranya Warga Malaysia 

0
100

MEDAN, TRAJUNEWS.COM-Polisi harus menembak mati tiga orang anggota sindikat narkoba jaringan internasional di kota Medan. Dari tiga tersangka yang ditembak mati satu orang pelaku bernama Chin Yoo Fah alias Acun(57) adallah warga negara Malaysia.

“Di Malaysia, dia berprofesi sebagai chef atau juru masak di salah satu restoran di sana,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, Senin (8/1).

Sementara itu Dua tersangka lain yang ditembak mati oleh petugas merupakan warga negara Indonesia. Tan Siong Tiong alias Tiong (45), warga Kelurahan Sumber Melati, Diski, Sunggal, Deli Serdang, Sumut dan Joni alias Aguan (47) warga Jalan Bajak V Mariendal I Deli Serdang. 

“Tiga orang ini ditembak mati karena melawan petugas saat penangkapan,” kata Paulus.

Selain menembak mati tiga tersangka,petugas juga berhasil mengamankan dua orang rekan mereka dengan menghadiahi kaki mereka timah panas. Azahari(35),warga Sunggal, dan Susanto (37), warga Jakarta.

tersangka penyelundup sabu 15 kg. © 2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Kemudian Dari tangan para pelaku, polisi menyita 15 Kg sabu-sabu. Barang bukti berupa Narkotika itu disita dalam 2 penyergapan terpisah.

Pengungkapan jaringan internasional ini berawal saat personel Subdit 2 Ditres Narkoba Polda Sumut menangkap Azhari di Jalan Bunga Sakura, Medan Sunggal pada Rabu 3 Januari 2018. Dari tangannya disita 4 kg sabu-sabu.

Penangkapan ini kemudian dikembangkan. Empat tersangka lain disergap di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan pintu gerbang Vihara Borobudur, dan Jalan Asia, dekat Jalan Bakaran Batu. Dalam penangkapan ini, polisi menyita 11 kg sabu. Setelah diselidiki narkoba itu ditengarai milik tersangka Chin Yoo Fah alias Acin.

Sabu-sabu diselundupkan Acin dari Malaysia melalui jalur laut dan masuk ke wilayah Aceh. Narkotika itu rencananya diedarkan di Pekan Baru, Riau. “Jadi ini jaringan Malaysia, Medan dan Pekan Baru,” sebut Paulus.

Dalam kasus ini, 2 tersangka yang masih hidup dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya pidana mati atau hukuman penjar seumur hidup, tegas Paulus.
Editor : A.Andika

Penulis : Rahmad

Fhoto : Istimewa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here