oleh

Polisi Segel Gudang “MIKO” Di Jalan Wan Amir

DUMAI,Satuan Reskrim unit Tindak Pidana Tertentu (Sat Tipidter) Polres Dumai menyengel lokasi tempat penampungan minyak ilegal yang diduga mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Di Jalan Wan Amir, Kecamatan Dumai Selatan, Rabu (13/2/2019) petang.

Aktivitas penampungan limbah ilegal sudah beberapa pekan ber aktivitas. limbah dari minyak kotor (miko) yang diduga di kumpulkan dari perusahaan perkebunan sawit dari berbagai daerah itu di Riau itu di olah kembali  dan di jual lagi ke perusahaan CPO yang ada di Kota Dumai.

Pihak perwakilan pengelola Evi sebelumnya mengakui tidak bisa menunjukkan izin serta dokumen pengelolaan tersebut. Akibat aktivitas itu telah menimbulkan bau tidak sedap dan menyengat. Selain dampak udara yang ditimbulkan, kondisi air dan tanah juga diduga terkontaminasi oleh minyak kotor.

Banyak nya minyak kotor berbentuk oli tampak jelas bungkus dalam karung. Namun banyak juga minyak kotor  itu berwarna hitam sudah bercampur dengan tanah.

Pengolahan minyak dan penumpukan limbah sisa produksi tanpa izin itu, melanggar Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Berdasarkan pengumpulan bisa dijerat Pasal 104 dan atau pasal 109 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH dengan hukuman penjara 3 tahun dan denda paling banyak Rp 3 miliar.

Kapolres Dumai AKBP Restika PN melalui Kasatreskrim Polres Dumai AKP Awaludin Syam mengatakan memastikan pihaknya telah menyengel di lokasi, pihaknya akan melakukan pengembangan lebih lanjut terkait adanya temuan tersebut.

“Kita akan selidiki terkait regulasi aktifitas mereka, kita juga akan dalami asal minyak dan bahan – bahan yang mereka oleh, termasuk pemilik pengelola aktifitas,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Satria Wibowo, mengakui lokasi tempat penampungan limbah tersebut tidak memiliki izin. “Hal itu, bisa ditindak oleh pihak yang berwewenang, seperti penyidikan hukum, karena mereka tidak memiliki izin, jadi masuk ke pidana,” tutupnya, Rabu (13/2/2019) siang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed