Resti Janda Beranak Satu Jadi Korban Perampok Bertopeng

0
692

​DUMAI, TRAJUNEWS.COM- Resti Nedia (28) warga jalan Bangun Sari, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur mendatangi Polsek Dumai Timur. Kedatangan untuk membuat laporan terkait peristiwa menakutkan yang baru saja dia alami.

“Mana kunci motor dan surat suratnya, saya mau pulang ke Jawa” ucapan dari pelaku perampokan itu lah yang terus bermain di telinga wanita beranak satu itu saat membuat laporan.

Resti adalah janda beranak ini menjadi korban perampokan oleh pelaku pria bertopeng dan mengunakan sebilah parang ditanagan. Pelaku rampok bertopeng berhasil masuk Kerumah janda tersebut dan mengambil paksa sepeda motor milik korban.

Peristiwa perampokan itu terjadi pada Rabu(15/11/17), bermula korban Resti masih dalam keadaan tidur pulas di dalam kamar bersama anak nya yang masih berusia 3 tahun. Sedang pulas tidur dan lupa untuk mengunci pintu bagian belakang rumah. Membuat rampok bertopeng dengan mudah masuk ke dalam rumah.

Selanjutnya terlihat oleh Resti sebilah parang ditangan dan muka ditutupi topeng, di dalam kamar korban, perampok bertopeng itu juga sempat mengancam agar korban tidak berteriak setelah aksinya diketahui korban.

Pada saat itu kondisi lingkungan rumah korban yang sepi dengan aktivitas juga dimanfaatkan oleh pelaku untuk menjalankan misinya. atas kejadian tersebut barang berharga milik korban janda beranak satu itu raib dibawa kabur oleh pelaku.

Resti Nindya kepada wartawan mengatakan, disaat kejadian korban sedang tiduran dikamar, yang kemudian didatangi tersangka menggunakan sepilah parang.

“Saya taunya saat tersangka masuk ke kamar menggunakan penutup wajah dan menodongkan sebilah parang, yang langsung meminta sejumlah barang berharga milik saya,” ujar ibu beranak satu teresebut.

Lanjutnya menjelaskan, dirinya sempat menawari sejumlah uang, namun tersangka tetap meminta kunci dan surat surat sepedah motor tersebut.

“Mana kunci motor dan surat suratnya, saya mau pulang Ke Jawa, ujar tersangka yang menggunakan penutup wajah sebari menodongkan sebilah parang kepada saya,” jelasnya saat diperiksa penyidik Polsek Dumai Timur.

Atas kejadian tersebut korban kehilangan 1 unit sepeda motor, 2 unit handphone dan uang sejumlah Rp. 250000, kasus pencurian dengan kekerasan itu sedang dalam proses aparat Kepolisian.

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan melalui Kapolsek Dumai Timur AKP Zamzami membenarkan adanya kejadian perampokan disertai kekerasan atau curas yang terjadi di Kelurahan Tanjung Palas.

“Saat ini kasus tersebut sedang kita tanggani dan masih dalam proses pemeriksaan korban dan saksi-saksi lainya atas kejadian teresebut korban memgalami kerugian sekitra Rp 13.000.000,” ujar AKP Zamzami.

Editor : A.Andika
Penulis : Rahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here