Salah Penghitungan Suara, Simpatisan Calon Gubernur Riau 2018 Bentrok Dengan Petugas

0
105

DUMAI, TRAJUNEWS.COM-Pemilihan Gubernur Riau atau Pilgubri 2018 di Kota Dumai berujung rusuh. Ratusan pendukung pasangan calon Gubernur Riau mendatangi Kantor KPU Kota Dumai untuk berunjuk rasa, Senin (29/1/2018).

Para simpatisan pasangan calon Gubernur Riau itu tidak terima dengan kesalahan penghitungan suara di tingkat PPK. Para pendukung merasa penyelenggara merugikan peroleh suara jagoannya.

Dilapanagan terpantau ratusan pengunjuk rasa tak terima negosiasi dengan pihak kepolisian. Mereka malah memaksa masuk ke dalam Kantor KPU Kota Dumai.

Menghindari dari kondisi semakin memanas dan jatuh nya korban jiwa dalam peristiwa itu, Tim Dalmas Sabhara Polres Dumai berupaya menahan para pengunjuk rasa yang terus bertindak anarkis.

Ratusan Pasukan Anti Huru Hara datang dengan tameng dan tongkat guna menghadang para pengunjuk rasa yang sudah mulai melempari petugas.

Ditengah kerumunan para pengunjuk rasa yang terus bergerak masuk, Satu persatu personel Kepolisian Dumai mulai menembak kan gas air mata kearah para pengunjuk rasa yang anarkis agar mereka bubar.

Tidak sampai disitu, terlihat pula satu unit water canon juga ikut menembakkan air dengan tekanan tinggi untuk mengurangi gerombolan masa yang sudah mulai tak terkendali. Sehingga para pengunjuk rasa berhamburan membubarkan diri.

Peristiwa diatas di peragakan oleh gabungan 400 personel dari Polres Dumai dan berlangsung Taman Bukit Gelanggang. Kegiatan itu merupakan Simulasi Pengamanan Kota dalam Operasi Mantap Praja Muata Takus 2018 di Kota Dumai.

Kapolres Dumai melalui Kabag Ops Polres Dumai, Kompol GTP Siringo Ringo menyebut bahwa simulasi pengamanan bermula dari sejumlah pemilih yang emosi di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Mereka menggebrak meja KPPS lantaran tidak dapat memberikan hak suara. Mereka juga menendang kotak suara dan bilik suara. Personel kepolisian langsung berupaya menenangkan para pemilih yang tidak dapat memberi hak suara”, kata Kompol GTP Siringo Ringo.

Tambahnya lagi, simulasi ini adalah bentuk kesiapan personel kepolisian mengamankan Pilgubri 2018 di Dumai. Pemungutan suara Pilgubri rencananya berlangsung pada 27 Juni 2018. Secara keseluruhan Total ada 515 TPS menyebar pada Pilgubri di Dumai.

“Kami tekankan bahwa penanganan awal harus persuasif. Maka kami persiapkan negosiator. Bila tak kunjung sepakat tentu secara represif,” papar Mantan Kapolsek Dumai Timur.

Editor : Wijaya
Penulis : Rahmad
Foto : Istimewa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here