oleh

Serahkan Bantuan Alat Pemadam,Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Karlahut di Rupat

Dumai,TRAJUNEWS.COM – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P bersama Kapolri Jendral Polisi Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, MA. Ph.D beserta rombongan tiba di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau pada Rabu (13/3/2019) siang guna meninjau kondisi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Pulau Rupat.

Rombongan disambut oleh Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Timmy P.H,  Dandim 0320/Dumai Letkol Inf Horas Sitinjak, Kapolres Bengkalis Akbp Yusup Rahmanto, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, Kapolres Meranti Akbp La ode Proyek, Kepala BPBD Bengkalis (Ir. H. Tajul Mudaris, M.T bersama seluruh Forkompimda lainnya.

Setibanya di Rupat, rombongan langsung meninjau lokasi Karlahut di RT15 RW 05 Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan lain naik sepeda motor menuju lokasi Karlahut menempuh jarak sekira 5 kilometer. Karena lokasi kebakaran berada jauh didalam hutan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.


Usai melaksanakan peninjauan langsung, Panglima TNI bersama Kapolri kembali ke lapangan bola Sungai Injab untuk menyerahkan menyerahkan bantuan alat pemadam Karlahut berupa Mini Striker dan Nozzle sebanyak 20 unit.

Dalam sambutannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P

menyampaikan bahwa saat ini berdasarkan pemantauan melalui udara titik api di Rupat dinyatakan nihil.

Kendati begitu Panglima TNI tetap akan menyiagakan pasukannya untuk menjaga agar gambut tetap basah sehingga situasi seperti ini tetap bisa terjaga.

“Ada dua faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya Karlahut yaitu faktor Alam dan faktor manusia. TNI juga akan menangkap para pelaku pembakaran dan akan diserahkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Kapolri Jendral Polisi Prof. Drs. H. M. Tito Karnavian, MA. Ph.D menyampaikan Bahwa pihak Polri akan menindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku bagi para pelaku pembakaran.

“Kami akan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan pembakaran lahan dan hutan di Indonesia,” ujarnya

Usai melaksanakan peninjauan dan penyerahan alat bantu pemadaman, pada pukul 13.50 WIB rombongan Panglima TNI dan Kapolri bertolak dari Pulau Rupat menggunakan Helly milik TNI AU.

Penulis: Vivi Mulfitassari

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed