Terdakwa Syahrani Terima Aliran Dana Ke Rekening Pribadi Milik Nya

0
322

DUMAI, TRAJUNEWS.COM- Setelah Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Dumai menolak esepsi yang di ajukan Penasehat hukum terdakwa Syahrani dan  Ridwan pada Kamis (16/11/17) kemarin, kini persidangan kasus penggelapan dalam jabatan dengan terdakwa Syahrani Adrian dan Ridwan memasuki tahap menghadirkan para saksi-saksi dari penggugat.  

Yang hadir pada Kamis (23/11/17) Marwan Anugrah dari pihak Wilmar selaku pemberi  pekerjaan  kepada CV Rian Mandiri, dan M.Sholeh selaku pihak penggugat memberikan kesaksian dan fakta-fakta baru dalam persidangan tersebut.

Pada sidang ke tiga kali ini dalam kasus penggelapan dalam jabatan dengan terdakwa Syahrani Adrian dan Ridwan. Secara spontan terdakwa Syahrani mengakui jika beberapa kali menerima transfer dana ke rekening pribadi miliknya dari para pemilik saham di CV Rian Mandiri.

Sementara itu saksi dari pihak Wilmar group yang memberikan pekerjaan kepada CV Rian Mandiri juga mengatakan bahwa terdakwa Syahrani yang selama ini berperan untuk membuat invoice penagihan kepada Wilmar

Fakta persidangan terlihat mulai menjelaskan titik terang dari kasus ini. Namun pada persidangan itu pula terdakwa Syahrani beberpa kali membantah keterangan para saksi dan terkesan Ingin membela diri secara sepihak. Hal itu terkadang membuat Hakim Ketua sedikit marah kepada sikap yang di tonjolkan oleh terdakwa Syahrani dan Ridwan.

Setelah berlangsung lebih kurang 4 jam lamanya mendengar kan para saksi-saksi memberikan keterangan, sidang akhirnya ditutup sekira pukul 15.30 wib.

Editor : A.Andika

Penulis : Rahmad

Fhoto : Trajunews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here