Ting..Plt Kadis LHK Blokir Nomor Wartawan. Pak Pohon Bakau Di Tebang Tu..!, Dekat PT Agro Murni

0
251

DUMAI, TRAJUNEWS.COM- Permasalahan PT Argo Murni masih menjadi polemik. Pembahasan penilaian Amdal tertunda akibat diprotes berbagai pihak. Salah satunya unsur pemuda, mereka menilai dokumen Amdal tidak layak dikeluarkan terlebih dahulu.

Apalagi mereka menemukan adanya pembabatan pohon mangrove disekitar lokasi dekat area PT Argo Murni. Kuat dugaan pembatatan pohon mangrove yang berada di pesisir laut kecamatan Sungai Sembilan itu tidak ada izin dari pihak terkait.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat jika, ada pembatatan mangrove, ini kan ada aturan tidak sembarangan membabat,” tutur Ketua KNPI Kota Dumai Guspian melalui Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kesehatan KNPI Kota Dumai Angga kepada wartawan.

Dikatakannya, pembabatan mangrove dengan berbagai alasan jelas melanggar ketentuan perundangan. Pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, di antaranya diatur larangan penebangan pohon di wilayah 130 kali jarak pasang laut terendah dan pasang laut tertinggi.”Larangan pembabatan pohon di pinggir laut atau mangrove itu tertuang dalam pasal 50 Undang-Undang (UU) Kehutanan, dan diatur masalah pidananya pada pasal 78 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar,”sebutnya.

Oleh, karena itu ia berharap Komisi Penilai Amdal (KPA) tidak mengeluarkan terlebih dahulu terkait dokumen amdal.”Selesaikan dulu masalah yang ada,”ujarnya.

Investor dari PT Agro Murni
Investor dari PT Agro Murni

Humas PT Argo Murni, Randa mengatakan mangrove yang ditebang akan di tanam ulang.”Pasti ditanam ulang,”tuturnya.
Namun saat dicecar, siapa yang memberi izin terkait pembataan mangrove itu, Randa malah berkilah, mangrove yang ditebang itu bukan berada di lokasinya.”Tanya kontraktor, mereka yang tebang,” tuturnya.

Sedangkan, Plt Kadis LHK Kota Dumai, Satria Wibowo tidak bisa di konfirmasi, malah nomor salah satu wartawan dari media nomor wahid di Provinsi Riau itu, di blokoir yang bersangkutan. Saat dicari di kantornya pada pukul 14.30 Wib yang bersangkutan juga tidak ada.

Editor : Wijaya
Penulis : Tim
Fhoto : Istimewa/Trajunews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here